catatan

Syam, Bumi yang diberkahi

Oleh: Syaikh Al-Arifi

Syam adalah bumgembiralah wahai syami yang berbarokah yang diberkahi oleh Allah ta’ala tempat berkumpulnya umat ini seluruhnya yang tidak akan didapati keutamaan itu pada beberapa negeri-negeri lain sebagaimana keutamaan ada pada kota Makkah dan madinah, maka Syam pun demikian. Syam, bumi di mana manusia akan dihimpun di sana pada hari kiamat, Syam, bumi di mana kaum muslimin  akan berperang dalam pertempuran terbesar yang sering disebut pertempuran dahsyat antara kaum muslimin dan musuh-musuhnya. Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda: “pada hari kiamat hari al-Malhamah Al-Kubra, ada sebuah basis milik kaum muslimin disebuah wilayah yang disebut al-Ghuwthah, di dalamnya ada kota yang disebut Damsyiq (Damaskus),  itulah posisi terbaik kaum muslimin saat itu.

Keberuntungan bagi Syam!

Keberuntungan bagi Syam!

Keberuntungan bagi Syam!

Inilah sabda Sayyiduna Rosulullah sallallahu alaihi wasallam. Maka para sahabat pun bertanya, “kenapa?” Rosulullah menjawab, “itu para malaikat Allah yang membentangkan sayap-sayapnya di atas awan Syam.”

Tanya pada Syam hari ini, tentang Khalid bin Kholid, pahlawan yang gagah berani,

tanyakan pada debu-debu Homs, tentang agungnya pribadi Khalid bin Walid Radhiyallahu anhu.

Tanyakan pada Khalid yang berada di kuburnya, bila beliau melihat apa yang menimpa anak cucunya di sana, Bila beliau melihat apa yang terjadi pada anak-anak perempuan beliau di negerinya.

Bagaimana perasaanmu, wahai Khalid, dan  di Homs, ada kubur Khalid yang kau sentuh itu. Maka goncanglah kubur itu terhadap pengunjung karena marahnya.

Tanyakan pada Syam, tentang Ubadah ibnu Shaamith radhiyallahu anhu. Beliaulah yang telah mengajarkan Al Qur’an pada para sahabat.

Tanyakan pada Syam, tentang sang muadzin berpribadi luhur, yaitu Bilal ibnu Rabbah radhiyallahu anhu.

Tanyakan pada Syam, tentang lebih dari 900 orang sahabat. Mereka (sahabat) yang telah masuk di sana, atau yang pernah tinggal disana, atau yang pernah berperang di negeri itu atau yang telah dimakamkan di sana.

Wahai manusia!!! Saksikanlah!!! Hari ini anak-anak disembelih di Syam!!! Mereka itu anak-anak kita!!! Dan anak-anak perempuan diperkosa!!! Itu terjadi hari ini!!! Mereka anak cucu Khalid!!! Mereka anak cucu Ubadah, wanita keturunan Abu Umamah, mereka wanita keturunan Miqdad, keturunan Mu’adz bin Jabbal. Dan bahwa para pria yang sedang berperang di sana mereka itu anak cucu para pahlawan islam. Angkatlah panji kejayaan  di atas bukitnya!!! Tempuhlah jalan kemuliaan di bawah awan langitnya!!! Inilah negeri Syam!!!

Wahai kaumku,,,wajah sangar muncul, setelah tersingkap dari tabirnya!!! Demi Allah, Aku melihat sendiri bahwa singa-singa  telah menata barisan di Damaskus dan gerbangnya. Wahai kaum muslimin…demi Allah, kita telah saksikan pada hari ini. Bahkan apa yang saksikan sejak 3 tahun ini atas kebrutalan rezim Suriah sungguh demi Allah, tak kuasa lisan menceritakannya. Tak tahan mata ini menyaksikannya. Seorang gadis remaja dilempar di tengah jalan ditelanjangi pakaiannya padahal ia dikenal sebagai muslimah yang sopan dan berhijab. 100 makhluk jahat menganiaya dan memperkosanya sedang orang-orang hanya bisa bersembunyi di balik tembok. Ketika salah seorang pria berusaha menolong malah ditembaki hendak dibunuh. Hingga pria itu pun terbunuh. Mereka menghujaninya dengan tembakan. Ditempat yang lain pria dipaksa berkata  “laa ilaaha illa basyar” tapi ia menolak aqidahnya menolak, harga dirinya menolak, keimanannya menolak, nuraninya menolak, tauhidnya menolak. Mereka tetap menyiksanya, lalu mereka gali lubang dan menguburnya hidup-hidup, hingga tanah mencapai jenggotnya, mereka tetap memaksa katakan: laa ilaaha illaa basyar”. Tapi dia tetap menyeru: “Laa Ilaaha Illallaah” . karena dia paham siapakah Sang Raja. Siapakah Yang Maha Raja!!! Allah!!!

Siapakah Yang Maha Menolong!! “Allah” .

Siapakah Yang Maha Kuasa!!! “Allah”. Siapakah Yang Maha Kuat!!! “Allah”.

Siapakah Yang Maha Perkasa!! Allah” .

Siapakah Yang Maha Membalas Kejahatan!!! “Allah”.

Siapakah Yang Berkuasa atas segalanya! “Allah”.

Siapakah Yang akan menolong saudara kita!! “Allah” .

Siapa Yang Maha Memiliki Selain Allah Jalla wa’alaa . Laa Ilaha Illallaah. Berbuat apa saja yang Dia kehendaki dan menghukum apa saja yang Dia inginkan. Laa ilaha illallaah. Engkaulah Yang Maha Merubah sesuai Keinginan-Mu.

Mereka masih saja menyembelih dan menyembelih. Dan tidaklah mereka beritakan tentang Baniyas, pada pengkhianat dan lainnya, kecuali mereka memberitakan apa yang benar-benar mereka alami kejadiannya. Saat itu anak-anak dikumpulkan, lalu disembelih dengan belati-belati dan orang yang di sekelilingnya telah disembelih diantara korban berumur 2 hingga 3 tahun dengan sayatan pisau. Apa yang sudah kita lakukan? Wanita-wanita diperkosa di hadapan anak-anaknya. Para pria disembelih, dipotong-potong di depan anak-anak dan istrinya. Demi Allah, inilah yang menimpa kalian. Ungkapan apalagi yang bisa gambarkan pemandangan ini. Kalian punya hak untuk marah ketika mendengar ini semuanya!!!

marahlah !!! marahlah!!! Marahlah!!! Sungguh Allah tidak mencipta suatu kaum untuk menjadi hina.

Marahlah!!! Sungguh bumi ini akan tunduk kepada orang-orang yang sedang marah.

Marahlah!!! sungguh jika hari ini saja kau tunduk, kau akan terus tunduk selama ribuan tahun.

Marahlah!!! Allah tidak ridho akan sikap menghinakan diri pada umat, padahal Rabb manusia lebih baik dari seluruh alam.

Marahlah!!! Jika dirimu yang ditemukan anak-anakmu di antara serpihan puing-puing bangunan dan kau dapati ibumu tertimpa reruntuhan dari berbagai arah dan kau saksikan saudarimu pertahankan kehormatannya dari orang-orang jahat.

Marahlah!!! Bila matamu gemetaran melihat para pemudi menolak semua kedzaliman orang-orang fasik.

Marahlah!!! Bila dihadapanmu terpajang foto anak-anak Homs yang mati kelaparan.

Marahlah!!! Bumi ini takkan lupa akan ringkikan kudanya meski lewat bertahun-tahun.

Marahlah!!! Jangan hiraukan celoteh kaum banci penggembos jihad. Bumi ini akan bertekuk lutut, tunduk di bawah kaki para Syuhada.

Marahlah!!! Sungguh kemarahan ini akan menghidupkan bumi ini.

Marahlah!!! Jangan hiraukan siapapun yang mencelamu.

Jangan kau sembunyi dari hajat kaum muslimin. Dari kepentingan dan  kebutuhan mereka. atau Allah pasti menolak segala hajatmu. Sungguh pisau belati yang digunakan untuk menyembelih anak-anak Suriah berada dijalan yang digunakan untuk memutus leher anak-anak kita. Jika bukan kita yang menolong mereka, sungguh kaum Shafawiyah itu sedang menonton penyembelihan kita dan penyembelihan anak-anak kita dan pemotongan jasad-jasad kita, mereka lakukan ini sebagai ritual dalam agamanya, yang mengharap pahala darinya. Dihadapan kita ada musuh-musuh jahat yang menyimpan dendam bekerjasama memerangi kita. Saudara kalian minta pertolongan kalian. Masjid-masjid pun menghiba pertolongan….menara masjid yang sebelumnya digunakan hanya untuk mentauhidkan Allah semata, kini terpasang di sana spanduk bertuliskan “yaa Husain” .

siapa yang gembira atas semua ini? Apakah kita akan memilih berdiam diri setelah kejadian ini? Wahai para pemilik harta. Sungguh pembebasan Syam, dan kemerdekaan Syam dari anak cucu keturunan Khalid bin Walid dan Ubadah. Mereka butuh pertolongan kalian, mereka berperang  mewakili jihad kalian.

Aku bersumpah! Demi Allah!!! Andai Shafawiyun hari ini mendapat kemenangan dalam perang Suriah, dan berkuasa atas Syam, langkah selanjutnya adalah negeri-negeri kaum muslimin. Di Mesir kemarin, yang telah berkumpul 100 ulama dan mujahidin. Berkumpul 100 ulama yang mewakili lebih dari 70 jama’ah dan organisasi. Mereka datang dari 50 negara yang hingga kini sedang membahas nasib Suriah. Dan semalam para ulama telah mengeluarkan putusan  dan pengumuman bahwa wajibnya jihad fie Sabilillah!!! Tiada kejayaan bagi umat ini bila tanpa jihad.

Tiada kejayaan kecuali dengan jihad. Demi Allah, kita tak kan mampu mencabut kehinaan ini kecuali dengan jihad. Dan tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad, kecuali pasti akan hina. Lalu kaum kafir dan kehinaan selalu menunggangi tengkuknya.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s