Uncategorized

setelah pernikahan itu

Sepulang kerja ingin rasanya rebah. Meluruskan tulang pinggul yang rasanya semakin melengkung. Sekadar meluruskan kaki sambil membaca buku ringan yang beberapa lama bergeletakan di lantai. Tapi kilatan dua mata indah itu tak mampu membuatku melakukan itu. Apalagi senyum dan sambut cerianya seolah menagih sesuatu yang tak kuberi sejak pagi; waktu. Meski tubuh rasanya menuntut kasih sayang yang sama akhirnya kupeluk dia, kucium, dan kuajak bermain.

Di usia pernikahan yang menginjak 3th ini baru baru terasa banyak hal yang berubah dalam kehidupan ku. Bukan sekadar perubahan setatus pada KTP dari lajang menjadi menikah. Tidak pula sekadar perubahan dari bujang menjadi suami orang. Ada banyak hal yang berubah setelah menikah, termasuk gaya hidup dan kebiasaan.

Ada satu kebiasaan yang sangat terasa perubahannya setelah saya menikah yaitu kebiasaan membaca. Perubahan ini sangat terasa terutama ketika saya telah memiliki seorang putra. Sebelum menikah, banyak waktu saya habiskan di dalam kamar bersama buku-buku yang sebenarnya tak seberapa jumlahnya.

Bersambung nanti, ada kerjaan yang harus diselesaikan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s